Jumat, 28 Agustus 2009

dear diary 280809



debu terasa tebal melapisi usapan bedak tipisnya, keringat mulai menetes, menghalangi pandangan mata..
ia hanya berdiam menunggu bus jurusan Semarang - Pati siang ini, (28-08-09)
uffftt,, panas semakin menyengat tapi senyumnya tetap mengembang dalam garis-garis wajahnya.

bola mata mulai berputar, mencari-cari sosok yang ingin ia temukan. Tapi, nihil!!
tak ada..
hanya spanduk bergambarkan logo UNISSULA Semarang yang ia lihat..
bus-bus yang keluar dari terminal pun datang berderet-deret bagaikan robot yang satu-persatu menggendong manusi-manusi di sana.

Ia menunduk sebentar sambil membetulkan letak jilbabnya. Lalu menendang kerikil kecil tepat di depannya.
plukk!!!
oh tidak!! hampir saja kerikil itu mengenai seorang anak kecil berpakaian lusuh, menggenggam erat gelas bekas Aqua yang penutupnya telah ia sobek.
anak itu setengah berlari, mengintari manusia-manusia yang sebagian telah menjadi 'patung'..
akhh,, sudahlah,,
drama ini tak hanya dimainkan oleh seorang tokoh. Ada banyak peran di sana..

pelajaran hari ini..
jika semua manusia diciptakan sebagai presiden, lalu siapa rakyatnya??
jika semua manusia diciptakan sebagai direktur perusahaan roti, lalu siapa yang akan mengangkut ketela-ketela itu dari kebun-kebunnya?

kadang terlihat tak adil,, tapi selalu ada rencana indah dibalik itu semua!!!
dunia terus berputar mengelilingi roda bus jurusan Semarang - Pati.
musik pun terus berputar sampai hampir membuat lecet telinganya. Sedangkan senja mulai melambai-lambai di ufuk barat sana..
semua akan terjawab, karena waktu juga terus berputar!!!

0 Comments:

Post a Comment



Template by:
Free Blog Templates