Sabtu, 29 Agustus 2009
I remembered black skies, the lightning all around me
I remembered each flash as time began to blur
Like a startling sign that fate had finally found me
And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean
Let the floods cross the distance in your eyes
Give me reason to fill this hole, connect the space between
Let it be enough to reach the truth that lies across this new divide
There was nothing in sight but memories left abandoned
There was nowhere to hide, the ashes fell like snow
And the ground caved in between where we were standing
And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean
Let the floods cross the distance in your eyes across this new divide
In every loss, in every lie, in every truth that you'd deny
And each regret and each goodbye was a mistake too great to hide
And your voice was all I heard that I get what I deserve
So give me reason to prove me wrong, to wash this memory clean
Let the floods cross the distance in your eyes
Give me reason to fill this hole, connect the space between
Let it be enough to reach the truth that lies across this new divide
Across this new divide, across this new divide
Jumat, 28 Agustus 2009
Akhirnya,, OSPEK dari tanggal 23 Agustus kemaren dah slese jg..
mmm.. ospek unissula agak beda lho dari ospek2 yg laen..
isinya ceramah-ceramah, bikin nguantoekkk, pwegeeeelll..
untungnya dah punya siasat bobok yg ga kliatan bobok, hhahaa.. ilmu dari pondok Assalaam tercinta gituuuu.. ;) huhuhuhuuuu.. (katanya..)
trus, hari kamis malem jumat qt diwajipin buat nginep di unissula deee..
yg cwok bobok di mesjiiid, yg cewk bobok di FTI..
umpel-umpelaaaan,, mpe kecepit gag bisa gerak pas bobok..
pe yg penting heppy dunk!! ;)
eittsss satu lagi yg bikin qt2 yg pernah jadi penghuni PPMI ASSALAAM pabelan kartasura sokoharjo pd inget ma ntu pondok tercinta..
pas abis sholat tarawih,, qt ngliat anak2 cowok pd duduk melingkar baca Al-Quranul Kariim..
wheeeeeeee,, spontan qt langsung comment, "Assalaam bgt!!! hhahahaaaaa... :D"
eiya, da anggota gank baru qt, ne baru perhitungan smentara ne..
ne ne nama2 nya: hheee..
Nisa, Loela, Dytta, Arum, Anizzz, Rizkaedan (Psikolog-psikolog yg lagi pd gila' neeeeee :D )
Diella, Igga (Dokter2 yg ketularan viruzz gila gara2 nggk kuat imaaan ;) )
Sry, Watikkkkk (perawat yg ikut2an sang dokter jd gila,, hweeeeeeeh,, parahhh!!!)
n the last,, i wanna say thanksssssss to:
LULA, DILA, MEKA...
yg dah setia n selalu ada buat dengerin keluh kesahku waktu-waktu itu,,
mereka dah ngeyakinin aku klo aku 'BISA'
mereka selalu bilang klo aq 'BISA'
yaah,, just trying hard to smile, although it's so hurted!!! huhuhuhuuuuu..
tp,, udahlah!! akhirnya aku bisa kog,, terserah aja,,
live will go on kog ya.. langkahku masih panjang,
yaah kmaren cman ngerasa kecewa dikiiiiit aja,, kecewa, coz q paliiiiing gag suka diboongin..
ok ok ok..
hope the best for u and us.. :-) I'm fine here..

debu terasa tebal melapisi usapan bedak tipisnya, keringat mulai menetes, menghalangi pandangan mata..
ia hanya berdiam menunggu bus jurusan Semarang - Pati siang ini, (28-08-09)
uffftt,, panas semakin menyengat tapi senyumnya tetap mengembang dalam garis-garis wajahnya.
bola mata mulai berputar, mencari-cari sosok yang ingin ia temukan. Tapi, nihil!!
tak ada..
hanya spanduk bergambarkan logo UNISSULA Semarang yang ia lihat..
bus-bus yang keluar dari terminal pun datang berderet-deret bagaikan robot yang satu-persatu menggendong manusi-manusi di sana.
Ia menunduk sebentar sambil membetulkan letak jilbabnya. Lalu menendang kerikil kecil tepat di depannya.
plukk!!!
oh tidak!! hampir saja kerikil itu mengenai seorang anak kecil berpakaian lusuh, menggenggam erat gelas bekas Aqua yang penutupnya telah ia sobek.
anak itu setengah berlari, mengintari manusia-manusia yang sebagian telah menjadi 'patung'..
akhh,, sudahlah,,
drama ini tak hanya dimainkan oleh seorang tokoh. Ada banyak peran di sana..
pelajaran hari ini..
jika semua manusia diciptakan sebagai presiden, lalu siapa rakyatnya??
jika semua manusia diciptakan sebagai direktur perusahaan roti, lalu siapa yang akan mengangkut ketela-ketela itu dari kebun-kebunnya?
kadang terlihat tak adil,, tapi selalu ada rencana indah dibalik itu semua!!!
dunia terus berputar mengelilingi roda bus jurusan Semarang - Pati.
musik pun terus berputar sampai hampir membuat lecet telinganya. Sedangkan senja mulai melambai-lambai di ufuk barat sana..
semua akan terjawab, karena waktu juga terus berputar!!!

Sahabatku menuntun, dalam gelap jalan yang kulalui.
Sahabatku berteriak dikala aku hampir menginjak duri di tengah jalan.
Sahabatku mengusap peluh ketika aku mulai tak berdaya kehausan dalam rimba ini.
Sahabatku berbisik, "kau kan baik-baik saja, karena ku kan menjagamu dari longlongan sang penjaga hutan".
Sahabatku menangis ketika aku merintih kesakitan dalam genggaman duri.
Sahabatku memberi cahaya sebelum fajar datang.
Dan,, sahabatku mendorongku ke dalam jurang setelah fajar mulai datang!!!
Jumat, 21 Agustus 2009
siluet senja berganti, menerawang dalam lantutan adzan sang muadzin..
percikan air menetes, suci, meluruhkan dosa..
permadani hijau telah ia gelar, lalu bersujud, menangis dan mengadukan bintang itu..
ia termangu di luar sana. sendiri..
tak sadar ia akan bintang yg tebelalak tajam memandanginya. hanya diam, tak tau apa yang harus ia perbuat..
ia hanya berfikir sempit, mencoba menerka-nerka apa yang terjadi dengan bintang itu..
akh,, ia tak melihatnya juga, ternyata..
awan begitu tebal, sorot lampu jalanan itu pun semakin tajam..
ia hanya menunggu malam, larut, dalam bayang-bayang lugas..
tetap berdiam diri mematung menemani kunang-kunang yg telah menjelma menyerupai sang bintang..
ia menggenggam erat, menunggu..
dan menggenggamnya lebih erat!!!
salahkan ia???
yang telah mengombang-ambingkan sang bintang???
tak nampak malam ini, Yaa Rabb..
bintang itu..
jangan kau hancurkan,,
jangan kau kerutkan,,lalu kau ledakkan..
tidak..
sudah cukup ia menyakitinya,, hingga mengerut dalam galaksi bima sakti ini..
ia,, hanya ingin melihatnya selalu bersinar, dalam luminositasnya, disana.. :-)
maaf..
maaf..
maaf..
Alhamdulillah,,
bisikan ramadhan menyusup,, menyelimuti relung terangnya bintang..
tak terasa,, ramadhan telah datang dengan segala keagungannya..
senja terbit,, berbalut siluet percikan air suci,, meluruh dosa yang tak sempurna tanpa tulus maaf dari sesama..
Alhamdulillaah,, beribu-ribu ingin kuucapkan,, Yaa Robbi..
masih bisa kuraih sejuknya pintu ramadhan kali ini,, bersama bagian-bagian dari cintaku..
ayah,, bunda,, adik kecilku yang mulai tumbuh dewasa,, sahabat-sahabat dan irisan-irisan lain dalam percikan tinta emas lembaran ini..
Subhanallaah..
daun-daun itu pun ikut bertasbih menyebut nama-Nya.. berebutan menginjak pintu ramadhan yg telah terbuka..
bintang-bintang itupun turut menjadi saksi atas keagungan-Nya..
sungguh,, anugrah terindah yang kurasa,, bersama bagian-bagian dari cintaku..
Tak ada rasa sesal,, tak pula ku rasakan risau,,
walau harus kunanti fajar tuk menginjakkan kaki keluar,, melangkah bersama semua kehangatan kasih sayang yang masih tetap ku rasakan..
yaa,, walaupun kan kulalui tanpa mereka,, kan tetap kurasakan tatapan sejuk itu..
tatapan sayang,, yang membuatku merasa nyaman..
ada yang telah kupahami sekarang,, kebersamaan bukan berarti harus selalu bersama-sama..
ku kan berada di sana,, namun kan selalu kurasakan tatapan sejuk itu, tentu..
tuk terus menggores jejak,, yang kan ditapaki oleh dunia..
marhaban yaa ramadhan..
So many,,
I have no many words,, even from the best dictionary..
I have no many letters can be read by u so that u know..
Coz I know, u have known these all, dad..
__________________________________________________________
There's so many sacrifices, mom..
Can't be count,, The fighting of your soul..
Whatever the risk u never see, coz u have me..
__________________________________________________________
For my little star..
U've made me angry and laughing,,
Understanding the meaning of mature..
Whatever u do, however u are..
U'll be my little guard,, you'll be my little star..
**********************************************
Just wanna say,,
"I'm proud of being the part of your love"
**********************************************
__________________________________________________________
.....
Thanks for giving me many inspirations..
__________________________________________________________
Kamis, 20 Agustus 2009

Happy birth day,, AgreSta SmoOfeX218..
kalian semua masih inget kan ya ma hari ini??
hmm.. biasanya klo di assalaam pasti nak2 smoofeX218 tuker2an kado..
hhhahaa.. masih inget aq ma kado taon kmaren,, dapet kado dari Nidoowowow..
nid,, masih tak simpen pkokna mpe skarang,,
mmm.. sekarang kalian pasti pd sibuk yaa,, mo pd masuk kul..
ok,, smga persahabatan tak kan lekang oleh jarak dan waktu,, bagaimanapun jg kalian orang2 pertama yg nemenin aq di tempat yg dulu terasa asing itu,, PPMI Assalaam..
Takhasus,, awal langkahq di tempat itu,, Takhasus tak kan hilang jejakmu dalam ukiran indah dalam hatiku..
happy birth day,, agrestasmoofex218.. I miss u all.. :-)
Selasa, 11 Agustus 2009
(the last from '99Alphabeta)
Mentari terus menyengat seluruh permukaan bumi, menerpa apapun yang bisa dijangkau dan tak pernah memilih-milih mana yang tak ingin ia sentuh. Saat itulah, tampak orang-orang yang berdesak-desakan, sebagian mengenyitkan dahi sambil memegang erat tas yang tersampir di bahu agar tak lepas. Tak sedikit pula yang seakan tak peduli dengan Jumat siang akhir Oktober yang panas ini, karena merasa tak sebanding dengan kesenangan yang akan mereka dapatkan.
Seorang laki-laki berbaju koko dengan sinar wajahnya yang tajam berdiri mematung memandangi sekitar tempat itu, sambil membaca pamphlet yang terbentang di depan gerbang hijau, “ASSALAAM ISLAMIC MODERN BOARDING SCHOOL”
Wajah laki-laki itu murung, ditambah lagi dengan kaos hitam kusam yang ia kenakan. “Aku harus pergi kesana demi…“ Tanpa melanjutkan kalimatnya, laki-laki itu pun beranjak dengan tubuh jangkungnya. Dunia menatapnya.
Sementara…
“Kita jadi ke toko buku belakang sriwedari
“Ya iyalah, napa nggak??? Kita harus beli buku-buku UAN kaaan?? Matematika, Fisika, Kimia, bla bla bla…”
“Hahahaa.. ya apa ajalah yang penting lulus, wisuda, kuliah, kerja, trus …. “ ;)
Ya,, dalam rangka usaha untuk bisa lulus UAN, pergilah dua cewek itu ke tempat loakan buku di belakang Sriwedari. Seceria ibu-ibu yang sedang menata buku-buku dagangannya, dua cewek itu pun tampak asyik mengambil buku-buku yang mereka anggap penting. Tak peduli apakah halaman demi halaman nantinya akan terbaca atau tidak. ‘Hhehe… Yang penting beli duluuu’ batin mereka.
“Sama kimia juga ya bu??” sahut cewek satunya.
“Apa lagi neng?”
“Yang itu, sama yang itu. Berapa semuanya?”
“250.000 di tambah 75.000 ditambah bla..bla..bla…..” (hhahaa.. sok banget J)
Salah satu dari cewek berjilbab itu tiba-tiba termangu, karena suatu hal yang di anggapnya sangat menusuk hati (sampai ke paru-paru, over!!!), ia pun berhenti membolak balik buku yang ada didepannya. Tiba- tiba…
“Mau ngapain mas?” Tanya ibu sang penjual buku pada seorang laki-laki jangkung berkaos hitam kusam yang berdiri tepat samping kedua cewek itu.
“Mmmmmm… mau…iniiii….” Kata laki-laki itu sambil mengulurkan plastik hitam yang tampaknya berisi beberapa buah buku.
“Saya mau jual buku ini.”
Ibu penjual melirik bungkusan plastik hitam itu.
Tiga detik kemudian, kepalanya menggeleng sebagai isyarat yang sudah bisa dimengerti oleh laki-laki itu. Menyadari gelengan kepala si ibu penjual, dua cewek berjilbab itu terhenyak. Bertubi-tubi muncul siluet sosok laki-laki berkaos hitam itu, berjalan menjauh dan berbelok di deretan toko-toko buku sebelahnya. Seakan memancarkan sinar Alpha, Beta, dan Gamma, (Nggak ada BOB J), pandangan kedua cewek itu menjadi abu-abu, lalu gelap. Seakan ada aliran listrik yang keluar dari hati yang paling dalam, tak bisa diukur dengan amperemeter ataupun logaritma (lhooooooooooooooooo… anak IPA gitu lhooh!!!).
“Mepet sih tapi nggak apa-apalah. Ntar kita jalan kaki aja pulangnya”
“Busyeeett.. abis Isya’ baru nyampe neng..”
“Aku juga mepet, gimana?? ya udahlah nggak apa-apa, sekarang kita pura-pura butuh buku itu aja“
Setengah berlari, keduannya mendekat, mencari-cari kesempatan untuk sekedar bertanya pada laki-laki itu, lalu membelinya…
“Kelas 3 SMP mbak.” Jawab laki-laki berkaus hitam itu malu-malu.
“Ooooooooo…….”
“Cuman oooo doangg, cepetan beliii.” Bisik cewek satunya.
Bingung harus berkata apa untuk membelinya. Ya, naluri wanita mereka telah memproduksi hormon “iba” tersentuh oleh fakta kehidupan di sisi lain dunia mereka.
Belum sempat mereka melanjutkan pertanyaan itu, laki-laki tersebut telah memberikan tas hitam itu pada bapak penjual buku.
“Yaaaaaaaaaaaaaahhh…!!!“ seru mereka dalam hati.
“Waaah ya ndak bisa to mas. Walaupun bukumu bagus tapi
“Kalau gitu 30.000 pak, saya lagi butuh uang.” Pinta laki-laki itu memalas.
Bapak penjual menggeleng. Terjadilah tawar menawar yang menurut kedua cewek itu rada kejam.
Akhirnya…
“15.000 kalau gak mau yo
Mungkin karena lelah dan berfikir dari pada tidak ada yang mau membeli, laki-laki itu merelakan bukunya dengan harga 15.000 Rupiah. Harga yang sangat rendah untuk goresan-goresan ilmu yang terjilid setebal itu. Tangan kedua cewek itu menggenggam lebih erat uang yang sudah mereka siapkan untuk membeli buku-buku dari laki-laki tadi. Mereka hanya terdiam, sambil terus menggamati gerak-gerik sang laki-laki berkaus hitam yang berpindah ke toko buku di sebelahnya. Mata laki-laki itu pun tiba-tiba berbinar, tetapi mata kedua cewek itu mulai buram karena memantulkan sinar larutan asam, mereka teringat buku-buku yang sering berserakan tak bertuan dan kehujanan di depan kelas. Ternyata, ia menjual buku-buku itu hanya untuk bisa membeli tabel unsur-unsur Kimia. Hfffffft...
Saat itu, mereka bisa melihat langsung sisi lain dunia mereka, bahwa masih sangat banyak orang yang harus berjuang untuk mendapatkan buku-buku sekolah, termasuk laki-laki itu. Ia harus mendapat tolakan-tolakan dan senyuman-senyuman sinis, menjual buku hanya demi membeli sebuah tabel “unsur-unsur Kimia”.
“Tabel unsur-unsur Kimiaku dimana ya? Kayaknya tak buat lap es teh kantin yang tumpah kemaren deh..!!”
“Punyaku tak lipet-lipet buat kipasan tadi malem…!”
“Oh tidak!!! Kejamnya kita..” seru mereka bersamaan.
Keduanya masih termenung sampai langkah itu hilang meninggalkan sebuah pelajaran berharga hari ini, seraya bergumam, “Akankah tabel unsur-unsur Kimia itu bisa ia gunakan untuk merubah peluh menjadi obat untuk memperbaiki dunia?”
Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu...
Taukah kau,,
Mengapa ada hujan di luar sana..
Karena tetesan-tetesan itu kan menumbuhkan benih-benih subur di muka bumi..
Taukah kau,,
Mengapa ada gelap malam sebelum fajar menyingsing..
Karena semua diciptakan berpasang-pasangan..
Taukah kau,,
Mengapa ada badai petir di tengah samudra..
Karena akan ada pelangi setelah itu..
Taukah kau,,
Mengapa Edison rela menjadi pedagang asongan di stasiun kereta api..
Karena ada hal besar di sana..
Taukah kau,,
Mengapa ada kepompong sebelum kupu-kupu..
Karena hukum alam selalu adil..
Taukah kau,,
Mengapa ada putih di balik hitam..
Karena hidup kan lebih berwarna..
Taukah kau,,
Mengapa jantung selalu berdetak..
Karena tak kan ada nafas jika ia hanya mematung..
Taukah kau,,
Mengapa panas matahari kadang terlalu menyengat..
Karena ada air yang kan menyembuhkan dahagamu..
Taukah kau,,
Mengapa buah kina menyiksa lidah..
Karena kau kan sembuh dari sakitmu..
Taukah kau,,
Mengapa peluh sang petani selalu berurai..
Karena ia harus berkorban demi padi-padi itu..
Taukah kau,,
Mengapa ada beban menghimpit menggores luka..
Percayalah,,
karena dengan itu semua kita kan kuat,,
takkan roboh dalam terjangan badai..
For u who is crying in your storm day..
Don't be sad yaa.. ;)
Coz new day has come..





