Selasa, 19 Mei 2009
Di sebuah laboratorium penelitian ruang angkasa... tampak ia sedang asyik mengamati seorang astronot yang bergerak mendekati planetnya... seorang diri...
Tapi ia mulai ragu,,,
ternyata, teropongnya tak berfungsi karena sinar radiasi yang mulai menyelimuti planetnya...
"Akhhh... apa ini??" gumamnya...
"Aku ragu... atau mungkin astronot itu hanya akan melewati planetku saja? ataukah ia akan singgah di planetku..."
Ia mulai berfikir,, "Akh,, aku ragu...!! aku tak mengenal astronot itu,,, aku tak tau apakah dia akan membawa perdamaian di planet ini atau tidak...!!"
Ia mulai menutup seluruh planetnya dengan sinar radiasi yang telah ia ciptakan...
Tapi,, ia mulai ragu lagi. Belum ada penghuni lain di planet itu,, hanya ia seorang diri...
"Apa aku akan mengizinkannya menempati planet ini? aku masih tinggal seorang diri di sini...! atau kubiarkan saja ia tinggal di sini?"
Ia masih berfikir...
Ia terus mengamati meteor itu dari jauh,, dengan teropongnya yang mulai tak berfungsi,, dengan penglihatannya yang hampir dibutakan oleh awan black hole di depan planetnya,, dengan pertahanan planetnya yang semakin lumpuh...
"Andai aku bisa mengetahui,, apakah dia akan datang kesini atau tidak..."
"Andai aku bisa menanyakan apa maksudnya,, mungkin aku akan mengizinkannya tinggal di planet ini. Tapi aku tak tau maksudnya!!!"
Sementara,,,
100,99,98,97,96,95...
hitungan mundur untuk menutup pintu planet itu terus berjalan...
Dan,,, ia masih berfikir untuk menutup pintu planet atau tidak,,,
sementara hitungan terus berjalan...
....wait for the end of this story!!!...
ini salah satu bentuk GAME psikologi yang buktiin hal itu.
Saat kamu baca game ini
BAYANGKAN!!!
seolah-olah kamu ada pada situasi tersebut
dan...
1. katakan hal pertama yg muncul dlm pikiran
2. jangan berusaha mengira-ngira jawaban
3. jujurlah dg diri sendiri
4. game ini tidak akan bermanfaat kalau
kamu ragu/memikirkan kembali jawaban
5. jangan sekali-kali melihat jawaban terlebih dahulu
"KATAKAN APAPUN YG PERTAMA KALI
MUNCUL DI PIKIRANMU"
"DIHARI ULANG TAHUN ANDA"
hari ini ulang tahunmu.
ketika memeriksa kotak surat, kamu mendapatkan sebuah kartu ucapan dari seseorang yg tak pernah diduga...
SIAPA PENGIRIMNYA???(sebutkan namanya)
Kamu juga dapet beberapa hadiah dari keluarga dan temen...
dari semua orang yang kamu kenal, siapa yang mengirimkan hadiah PALING BESAR???
(sebutkan namanya)
.
.
.
.
.
.
Jawaban :
si pengirim kartu ucapan secara psikologis merupakan orang kamu perhatikan dari jauh,
dan secara tidak sadar perhatiannya ingin kamu dapatkan... (kurang lebih kayak gitu...)
Si pengirim hadiah terbesar mungkin sering diidentikkan dengan orang yang sangat diperhatikan,,,
tapi ternyata, secara psikologis si pengirim hadiah terbesar yang terlintas dipikiranmu adalah orang yang perhatiannya sering kamu ABAIKAN!!!
Tapi inget,,, ini cuman Game,,, wallaahua'lam bisshowaab..
sumber:
KOKOLOGY
oleh: Isamu Saito dan Tadahiko Nagao
Nantikan game-game psikologi selanjutnya...!!!
Jumat, 15 Mei 2009
Semua tentang kita telah kurajut dengan benang sutra
Semua tentang kita telah kuukir sebagai maha karya terindah
Semua tentang kita telah kutulis dengan tinta emas
Semua tentang kita telah kurangkai dengan seluruh bunga terindah di dunia
Semua tentang kita telah kucatat dalam sejarah
Semua tentang kita telah kuungkap dalam cerita detektif terumit
Semua tentang kita telah kusimpan dalam peti terbesar
Semua tentang kita telah kulihat dengan cahaya mata terjernih
Semua tentang kita telah kuukur dengan ukuran terpanjang
Semua tentang kita telah kuamati dengan mikroskop tercanggih
Semua tentang kita telah kuhitung dalam hitungan terakurat
Semua tentang kita telah kumaknai dalam makna hidup terdalam
Semua tentang kita telah kuterbitkan sebagai novel best of best seller
Semua tentang kita telah kugenggam dengan genggaman tererat
Semua tentang kita telah kupertanyakan dalam pertanyaan termanis
Semua tentang kita telah kuanggap dengan anggapan terbaik
Semua tentang kita AKAN selalu kusimpan, kukenang dan kuabadikan disini...
sampai darah tak mengalir, saraf tak bekerja, nadi tak berdetak...
Karena tak ada kata yg bisa menandingi kedahsyatan rasa ini...
Seorang gadis kecil sedang asyik dengan catatan kecilnya,,,
Ia termangu dalam beranda rumah kayu nan kecil, dikelilingi hutan belantara nan lebat...
Bintangnya masih di sana menemani, bulannya masih terbelalak melihat,
dan jelas,,, langitnya masih remang karena fajar tak kunjung datang...
Ia terus menggores-goreskan tinta emas itu,, sambil sesekali mendongak ke atas,,,
dan bergumam dalam desiran angin malam, "Huff... belum selesai jg. Masih banyak cerita yg belum kutulis."
Datanglah seekor kunang-kunang mengelilingi kepalanya,,
ia berputar-putar seolah ingin berkata sesuatu...
Ya... ada yg ingin kunang-kunang itu sampaikan
Tapi,,, sang gadis kecil tak menghiraukan,,, ia telah terlena dengan catatan kecilnya...
Sang ibunda terbangun dari mimpi indahnya, membuka pintu dan mendapati anaknya masih saja asyik dengan catatan kecilnya...
"Tidurlah nak,,, besok pagi kau harus bangun pagi dan mengikuti perjalanan untuk bisa keluar dari hutan ini."
"Tidak bunda, aku akan menyelesaikan catatan ini, aku takut lupa dengan cerita ini, aku ingin mengabadikan semuanya."
Setelah sang ibunda pergi, datanglah peri hutan,,, melayang-layang dengan lincahnya mengelilingi catatan kecil itu..."
"Pergi kau!!!" hardik sang gadis kecil, "Kau akan merusak catatan kecil ini kan?"
Sang peri pun pergi,,, membiarkan gadis itu terlena dengan catatan kecilnya...
Hingga akhirnya fajarpun datang,,,
Gadis kecil itu bergumam, "Tidak...!!! aku belum mencatat semuanya, aku belum mengabadikannya...!!!"
Sang ibunda pun datang,,
"Kau sudah mencatat semuanya?"
Anak itu menggeleng... sementara sang ibunda hanya menghela nafas panjang...
"Kau tak akan bisa mencatat semuanya, kau tak kan bisa mengabadikan semua cerita itu dalam catatan kecilmu,,,!"
Gadis kecil itu teringat dengan sahabat-sahabatnya yang ia tinggalkan,,,
"Aku hanya ingin mengabadikan semua cerita yang telah ada, bunda...!"
Ya,,,
Anak itu sadar,,, tak mungkin ia mencatat semua kenangan bersama sahabat-sahabat yang telah tak ada disampingnya...
karena itu hanya catatan kecilnya...
Anak itu sadar,,, tak mungkin semua cerita bersama sahabat-sahabatnya ia tuliskan semua dalam catatan kecilnya...
karena itu hanya catatan kecilnya...
Anak itu sadar,,, tak ada catatan yang bisa menampung semua kenangannya,,,
"Kau hanya perlu menyimpannya dalam dirimu sendiri..." gumam sang ibunda.
"Kau siap mengikuti perjalanan keluar dari hutan ini, anakku?"
Anak itu menggeleng, "Aku belum menyiapkan bekal bunda, semalaman aku hanya mencatat dalam catatan kecilku."
"Kau terlambat sayang, kau tak bisa keluar dari hutan belantara ini karena kau tak punya bekal."
... catatan kecil untuk 99'AlfaBeta dan BOB ...




